Juni 25, 2007
Tidak seperti lazimnya buah yang menempel pada dahan dan ranting, buah kepel justru meruyak di sekeliling batang utama pohon yang mencapai diameter 40 cm. Batang tempat buah menempel berwarna coklat-kelabu tua sampai hitam, yang secara khas tertutup oleh banyak benjolan (tubercles) yang besar-besar. Karena ukuran buahnya yang segede kepalan tangan orang dewasa (kepel, dengan “e” pepet), orang Jawa menamakannya buah kepel. Melambangkan unsur kesatuan dan keutuhan mental dan fisik seperti tangan yang terkepal.
Di Jawa Barat disebut burahol, sampai dua orang taksonomis mancanegara yang mengidentifikasi tanaman itu memberi nama Latin Stelechocarpus burahol.
Deodoran sekaligus Alat KB
Kepel termasuk tanaman langka di Indonesia. Secara geografis pohon kepel ditemui di Pulau Jawa dan Semenanjung Malaysia. Pohon ini mempunyai arti filosofis tersendiri bagi keraton di samping buahnya berguna untuk memelihara kecantikan puteri keraton Mataram. Hanya dengan memakan buah itu yang sudah masak, para putri ini sudah bisa berbau bunga violces. Keringatnya wangi, dan napasnya harum. Daging buah kepel dapat berfungsi sebagai peluruh kencing, mencegah radang ginjal dan menyebabkan kemandulan (sementara) pada wanita. Jadi, buah ini oleh para wanita bangsawan digunakan sebagai parfum dan alat KB. Baginda menyuruh menanam pohon itu di halaman istana, untuk diambil buahnya bagi para putri keraton.
Di DIY, Jawa tengah dan Jawa Timur pohon ini memiliki reputasi sebagai tanaman keraton membuat rakyat jelata jaman dulu enggan menanamnya. Pada jaman penjajahan orang percaya bahwa hanya orang yang kuat lahir batin yang mampu meniru gaya hidup keluarga keraton. Orang yang tidak kuat akan kualat. Kepercayaan waktu itu adalah hanya pejabat setingkat adipati yang pantas dan kuat lahir batin meniru perilaku keluarga kerajaan. Di Bumisegoro, pohon ini sekarang masih ada meskipun tidak banyak karena sebagian tergusur oleh pembangunan rumah hunian dan atau tergantikan oleh pohon rambutan yang lebih memiliki nilai ekonomis.
Kalau di Jawa Tengah kepel menjadi langka karena rakyat membabatnya habis lantaran takut kualat, di Jawa Barat burahol ditebangi karena dianggap tidak ada harganya. Tak pernah ada usaha menanamnya kembali di kebun pekarangan setiap kali ada pembukaan hutan untuk permukiman baru.
Pohon hias potensial
Pohon itu lumayan indahnya, dengan batang yang tegak lurus, dan tajuk berbentuk kerucut. Cabang-cabangnya tumbuh hampir mendatar. Di daerah atasan lebih kecil daripada di daerah bawahan, sehingga membentuk kerucut alami yang indah.
Kalau usai berbuah kemudian menumbuhkan tunas daun muda yang baru, pohon itu lebih semarak lagi, karena hijaunya daun tua dihias dengan warna merah daun muda seperti daun kayu manis. Daun itu akan lebih mengkilat kalau tertimpa sinar matahari. Daun kepel bisa juga dimanfaatkan untuk mengatasi asam urat. Lalap daun kepel mampu menurunkan kadar kolesterol. Tak mengherankan, kalau ia disukai sebagai tanaman hias oleh para putri keraton.
Juli 24, 2007 at 1:05 pm
Dear Sir
Please quote for one tree thw price and delivery to singapore.
Regards
Chewhs
Agustus 9, 2007 at 3:53 pm
wah, infonya cukup menarik..
Apakah ada info detil ttg kegunaan + resepnya?
dimana saya bisa dapatkan bibitnya, ya..?
terima kasih,
Salam
Hery
Agustus 10, 2007 at 8:31 am
terima kasih cak,
saya juga tidak memiliki info detailnya. barangkali Anda bisa menghubungi Trubus. mereka memiliki nursery (tempat pembibitan) dan juga koleksi buku tanaman. khasiat dan resep tanaman biasanya menjadi bahan tulisan hembing wijayakusuma. semoga membantu.
Nopember 12, 2007 at 11:40 am
Di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jatim tersedia bibit KEPEL bila ada yg membutuhkan. Juga ada tanaman langka lainya seperti kayu hitam, nagasari, bisbul, gaharu, nam-nam, dll. Utk info lengkap silahkan kunjungi website kami, http://www.intrakrpurwodadi.lipi.go.id.
Nopember 18, 2007 at 6:44 am
kebetulan disekitar tempat tiggal saya ada pohonnya dan sering terlihat berbuah
tolong donk kasih resepnya biar jelas memanfaatkannya
thank’s
Nopember 28, 2007 at 5:22 pm
Hello
I am looking for kepel seeds for years
¿Could anybody contact me?
Januari 2, 2008 at 5:03 am
Hello, I am also looking for kepel seeds, could anybody sell me some seeds?
topjosecarlos@hotmail.com
April 22, 2008 at 4:26 pm
tolong info detailnya dong tuk bibit,jarak tanam,perkembangan buah dan hama kepel tersebut.