Penasaran dengan sejarah tempe versi Onghokham, penulis iseng googling dan menemukan sejarah tempe dari official blog of Taschanfood . Berikut kopiannya:

**********************************************************************************

Sejarah Tempe

Indonesia

Proses pembuatan tempe boleh jadi menjadi teknologi pengolahan makanan yang tertua dalam sejarah masyarakat Jawa. Serat Centhini, sebuah buku yang diterbitkan pada abad ke-16, mengindikasikan bahwa tempe sudah dibuat dan dikonsumsi masyarakat pada masa itu. Tempe mungkin diperkenalkan oleh orang Cina yang memproduksi makanan sejenis yaitu Soybean Koji, yang merupakan hasil fermentasi kedelai dengan jamur Aspergillus. Pemakaian Rhizopus sebagai ragi tempe di Indonesia kemungkinan karena adaptasinya yang lebih baik dengan iklim Indonesia. Referensi pertama oleh orang Eropa tentang tempe pada tahun 1875 yaitu dalam Kamus Bahasa Jawa – Belanda. meningkatnya popularitas tempe di pulau Jawa, dan kemudian menyebar ke daerah-daerah lain di Indonesia serta negara-negara lain di dunia dimulai pada abad ke-20. Pada era tahun 70-an, daun pisang yang digunakan sebagai pembungkus tempe muali diganti dengan plastik.

Eropa
DI Eropa, tempe diperkenalkan oleh orang Belanda yang dahulu menjajah Indonesia. Pada tahun 1895 ahli mikrobiologi Belanda and ahli Kimia bernama Prinsen Geerlings mengadakan penelitian pertama untuk mengidentifikasi jamur tempe. Pabrik Tempe pertama di Eropa didirikan di Belanda oleh para pendatang dari Indonesia. Artikel berbahasa Inggris pertama (yang menyebut tentang tempe) muncul pada tahun 1931 dalam buku “Vegetables of the Dutch East Indies “, yang ditulis oleh J.J. Ochse. Artikel yang populer tentang tempeterdiri dai 7 halaman diterbikan di Perancis tahun 1982 dalam Le Compas.

USA
Di Amerika Serikat, tempe mulai dikenal baru pada tahun 1946 dengan diterbitkannya “Possible Sources of Proteins for Child Feeding in Underdeveloped Countries”, dalam American Journal of Clinical Nutrition. Pada era tahun 60-an da ketertarikan baru tentang tempe dengan adanya penelitian di Cornell University (New York) dan di USDA Northern Regional Research Center (Illinois). Pada tahun 1961 Mary Otten menjadi yang pertama memproduksi tempe. Jasa terbesar dalam memperkenalkan tempe pada masyarakat Amerika adalah pada The Farm, sebuah komunitas spiritual dan pertanian besar di Summertown, Tennessee. Toko tempe pertama didirikan pada tahun 1975 oleh Mr. Gale Randall di Undadilla, Nebraska. Sebuah artikel yang ditulis oleh R. Rodale dalam “Prevention” tahun 1977 membuat dirinya dan tokonya terkenal secara nasional. Pada era tahun 80-an pada saat Industri tempe makin meluas, media mulai menunjukan ketertarikan dan muncul berbagai artikel di jurnal-jurnal sains. Selama tahun 1983 sekitar 1 juta tempe diproduksi untuk dipasarkan.

Negara Berkembang lainnya
Tahun 1940-an Van Veen mencoba untuk memperkenalkan tempe di Zimbabwe. Tetapi segala usaha untuk memperkenalkan tempe sebagai sumber protein yang murah di Zimbabwe dan negara berkembang lainnya di Afrika dan Amerika Selatan mengalami kegagalan karena penduduk setempat tidak terbiasa dengan makanan yang difermentasikan oleh jamur.

Tren Terkini
Di Eropa, Amerika Serikat dan Negara-negara Industri lainnya ketertarikan terhadap tempe terus meningkat seiring dengan meningkatnya kepedulian dalam kesehatan, gizi dan vegetarisme.

Diambil dari http://pecintatempe.multiply.com

Sumber foto : http://www.soytempeh.com

*********************************************************************************

Dilihat dari isinya, mirip sekali dengan tempeh-info .

ternyata di amazon juga banyak loh buku tentang tempeh (begitu dunia internasional menuliskan tempe). dengan kata kunci tempeh terdapat 2,503 Results untuk kategori books. kalau di indonesia ada berapa buku ya yang judulnya memakai kata kunci tempe?

Dua buku yang sering menjadi rujukan adalah The Book of Tempeh dan History of Tempeh: A Fermented Soyfood from Indonesia (Soyfoods History Series).

Sebagian dari buku yang kedua dapat dibaca di sini.

Selama ini dunia mengenal tempe sebagai makanan fermentasi dari Indonesia. Hal ini barangkali terkait dengan riset yang orang Eropa (dalam hal ini Belanda) dilakukan di negara koloninya. Sementara China sendiri saat itu cenderung tertutup dalam pergaulan dengan Eropa. Dalam Wikipedia disebutkan “In fact, tempeh is an adaptation of tofu to the tropical climates of Indonesia.” Wikipedia versi indonesia juga memuat tulisan tentang sejarah tempe secara cukup mendalam.

Sementara heboh masyarakat kita mengenai HAKI terkait tempe dapat dibaca di sini.

satu lagi, penasaran aja dengan nama danau di Wajo (Sulawesi), danau tempe. ada hubungannya ga ya?

About these ads