Desember 2007


Tuk Setumbu yang terletak di sisi barat Candi Borobudur tak tampak istimewa. Bukit itu jelas kalah gagah dibanding delapan gunung di sekitar candi Buddha itu: Menoreh, Sumbing, Sundoro, Tidar, Andong, Telomoyo, Merbabu, dan Merapi. Namun, jika Borobudur dipandang dari Tuk Setumbu ketika matahari terbit, terkuak sebuah cerita tentang candi yang dibangun pada zaman dinasti Syailendra lebih dari 11 abad silam itu. (lagi…)

nemu publikasi yang terkait dengan dugaan adanya Danau purba Borobudur di sini. sayangnya cuma abstract yang bisa dishare. barangkali ada yang punya versi lengkapnya ???10,000 Years of explosive eruptions of Merapi Volcano, Central Java: archaeological and modern implications (lagi…)

tulisan di media indonesia ini menarik, semoga makin menggugah minat wisatawan untuk berwisata desa. dengan demikian beban borobudur teralihkan dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya makin meningkat. amin.

Wisata dengan Andong di Borobudur Makin Diminati

 
 
 
 
Wisata desa dengan menggunakan andong mengelilingi sejumlah desa di sekitar Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, makin menarik minat turis terutama dari mancanegara.”Terutama wisatawan dari Belanda, ada juga dari Jerman, Amerika Serikat, Australia, dan Jepang. Kalau dari Belanda lebih tertarik karena ingin bernostalgia dengan sejarah para orang tua mereka,” kata Ketua II Forum Rembuk Klaster Borobudur (FRKB), Basiyo, di Magelang, Sabtu.

Rute wisata desa dengan menunggang andong ini menyusuri Desa Wanurejo yang berkembang sebagai desa kerajinan kayu, Desa Jowahan (rumah antik), Desa Klipoh (gerabah), Desa Tanjung Sari, dan Bumi Segoro (industri tahu). (lagi…)

akronim berikut dikumpulkan dari beragam sumber tanpa bermaksud untuk merendahkan arti dan nilai dari ibadah haji. sekedar memotret apa yang terjadi di sekitar. beberapa menunjukkan potret buram, pahit, bahkan ada yang tragis. jika ada kesamaan nama hanya faktor kebetulan semata, no offense, no hurt feeling please.

Haji Abidin = haji Atas BIaya DINas
Haji Nurdin = haji NURut DINas (nurut=ikut)
Haji Jumadi = haji JUal ruMAh DInas
Haji Jamin = haji atas JAMinan INstansi (lagi…)

Ada informasi menarik yang disampaikan oleh “Golden Horde” dalam milis budaya_tionghoa terkait dengan peran Tan Jing Sin (KRT Secodiningrat, 1760-1831) dalam penemuan kembali candi borobudur. Yang bersangkutan pernah menjabat sebagai Kapiten Cina di Kedu, dan kemudian Yogyakarta. Uniknya, yang bersangkutan memiliki kedekatan dengan tiga golongan sekaligus (Cina, Jawa, Eropa). Tidak heran jika oleh sebagian kalangan dikatakan sebagai “Cino wurung, Jowo tanggung, Londo pun durung” atau dengan kata lain, Cina ya tidak lagi, Jawa ya tanggung, jadi Belanda pun belum. Bahkan identitasnya pun sering menimbulkan kerancuan antara China dan Jawa. (lagi…)

Secara umum dapat dikatakan bahwa tujuan umum suatu proposal adalah untuk “membujuk” pembacanya secara sistematis agar mengerjakan sesuatu. Bujukan itu dapat diartikan agar membeli sesuatu, ataupun mendanai kegiatan yang diusulkan. Hanya saja, baru kali ini aku membaca proposal yang didesain secara cukup sistematis dipakai sebagai media penjualan properti berupa tanah. Sama anehnya dengan proposal yang dipakai untuk melamar pacar atau sekedar membina hubungan tertentu :P (lagi…)

Sampai menginjak remaja aku masih menyangka bahwa Mbah Bing adalah anggota keluarga Asmorejo (simbahku) karena ikatan darah. Sampai suatu hari ibuku bercerita bahwa Mbah Bing sebenarnya orang dari tetangga kampung yang ikut simbahku (ngenger), membantu apa yang dia bisa (rewang). Mulai dari urusan domestik (masak, nyuci, mengurus anak, ngerokin Mbah Putri dst) sampai menjemur gabah untuk keluarga simbahku. (lagi…)

Halaman Berikutnya »