Februari 15, 2008
Pule, Tanaman Multifungsi yang Mulai Langka
Posted by bumisegoro under eksotis, langka | Tag: bibit, global warming, langka, multi fungsi, pensil, pulai, pule |Pule (Alstonia Scholaris) dikenal dengan banyak sebutan: pulai (sumatera), lame (Sunda), polay (madura), hanjalutung (Kalimantan), kaliti, reareangou,; bariangow, rariangow, wariangow, mariangan, deadeangow, kita (Minahasa), rite (Ambon), tewer (Banda), Aliag (Irian), hange (Ternate), kayu gabus, Chatian;saitan-ka-jhad; saptaparna (India, Pakistan), Co tin pat; phayasattaban (Thailand), Australian quinine bark tree, bitter-bark tree, blackboard tree, chatiyan wood, Devil tree, dita bark tree, Milkwood tree, Milky Pine, white cheesewood tree, shajaratah fi asya al-harrah, Daivappala, dll.
Banyaknya nama dibarengi dengan banyaknya manfaat dari pohon ini, yang antara lain sebagai:
1. obat herbal untuk beragam penyakit
2. bahan baku furniture
3. bahan baku kerajinan (golek, patung, tatakan gelas, piring kayu, mainan, dll)
4. bahan baku pensil
5. bahan baku pulp dan kertas
6. bahan baku batang korek api
7. bahan baku papan tulis
8. bahan baku dalam pembuatan salon, sub woofer dll
9. tanaman perintis untuk lahan kritis
10. bahan baku pembuatan kotak kemasan (box)
11. kayu bakar (sudah pasti)
Segudang manfaat yang dapat dipetik dari pule mempercepat spesies ini mencapai kelangkaan. masyarakat lebih rajin menebang pohon ini daripada menabung. penebangan (liar maupun resmi) yang tidak diimbangi dengan penanamannya. Mau enaknya saja.
Untung saja, belakangan ini mulai tumbuh kesadaran di kalangan sebagian orang bijak di negeri ini untuk menanam pohon pule. entah karena dipicu oleh isu global warming maupun kesadaran berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik.
isu kelangkaan pule mendorong lahirnya blog http://pule3.wordpress.com untuk memperkenalkan kembali pohon multifungsi ini sekaligus memfasilitasi penyediaan bibitnya.
![]() |
gambar diambil dari situs ini.![]()

Februari 25, 2008 at 12:15 am
Kayaknya nggak hanya Pule kok… Banyak lagi yang lain seperti di tulisanku ini
Hehehe… Memang perlu diadakan penangkaran tumbuhan, selain hewan juga…
Februari 26, 2008 at 8:54 am
Mari Lestarikan tumbuhan di Indonesia…
Maret 4, 2008 at 4:25 am
informasi yang mantap mas !!
April 26, 2008 at 4:29 pm
wajar wilayah tumbuh pule terbilang luas karena saat buahnya masak dan pecah, ratusan ribu biji berbulu (mirip sekali dgn biji alang-alang yg sering kita lihat) terbang kemana kebawa angin. Sekilas kita tidak bisa membedakan, menganggap biji itu adalah biji alang2.
Saat berbunga, di sekitar pohon tercium wangi, lagi2 mirip bunga kenanga. Jadi inget waktu kecil, setiap malem minggu di kampung pasti ada permainan petak umpet. Saat pule berbunga anak2 ga ada yg berani ngumpet jauh2, apalagi deket ama pohon pule. jadi mudah nyarinya
April 28, 2008 at 8:15 am
terima kasih bung atas komentarnya. masuk kategori komentar dari pakar nih