pada tahu ya apa kepanjangan dari BLT? itu loh akal-akalan tidak cerdas dari pemerintah untuk meninabobokkan gakin (keluarga miskin). biasanya dikaitkan dengan kenaikan harga BBM yang sudah dapat dipastikan mendongkrak harga-harga kebutuhan masyarakat. yg menarik ada beberapa plesetan dari BLT versi rakyat. mau tahu…..
1. Bantuan Langsung Tawuran
biasanya terkait dengan gesekan horizontal yg timbul di masyarakat terkait dengan praogram ini. ada beragam kiat dari aparat desa untuk menghindarinya. ada yg menolak BLT, ada yg membagi rata ke seluruh warganya, ada yg mempergunakan power seoptimal mungkin, dst.
2. Bantuan Langsung Telas
bantuan yang langsung habis. bisa jadi karena dipakai buat bayar utang, beli ini itu yg sebetulnya ga perlu-perlu amat, atau karena jumlahnya udah ga signifikan lagi karena udah disunat di sana sini.
3. Bantuan Langsung Tandas
idem dengan no.2
4. Bantuan Langsung Tewas
bisa karena tawuran, sesak nafas/jantungan/terinjak-injak saat antri ngambil duit dari program ini, atau karena terlalu seneng dapet duit jadi ga hati2 nyebrang jalan dan gubrak ketabrak kendaraan yang lewat.
5. Bantuan Langsung Tidur
Indahnya jadi orang miskin yang dipelihara negara. dikasih uang, bisa buat makan kenyang terus tidur. berkaca dari pengalaman sebelumnya tunggu aja mpe ada blt lagi. ngapain kerja susah-susah. mending tidur aja sambil bermimpi pemilu berikutnya akan terpilih pemimpin yang rajin banget ngadain BLT.
6. Bantuan Langsung Tekor
kalau blt-blt di atas diambil dari perspektif penerima, blt jenis ini dilihat dari sisi pemberinya. duit negara dibagi-bagi begitu aja (orang bumisegoro bilang diabur-aburke) gimana ga tekor coba?
7. Bo-Lo-T
ada yg secara sarkastik menyatakan program ini sebagai BoLoT. no comment lebih lanjut untuk yg satu ini.
sorry jack, kita kritik pake plesetan. orang miskin kan banyak juga yg punya potensi kreatif, terutama orang miskin yang “Makan mIe inStant dan iKan asIN“.
sumber: dari beragam sumber.
Mei 23, 2008 at 3:08 pm
BLT?? saya rasa ini konyol, kayak tukang obat yang nyebarin penyakit, lalu ngejual obat penawarnya (eh bukan ngejual ding, memberi⦠biar dikira pahlawan, oh kacau!!!).
Mei 27, 2008 at 1:58 pm
Belang Lima Tahun
Bumisegoro Lintah Telentang
Barusan Lihat Tenda
oot
[bumisegoro] bukan Lintah Darat ya pakde
Mei 27, 2008 at 8:56 pm
Saya juga ikut-ikutan OOT, ah…
BLT=pembenaran kenaikan BBM
[bumisegoro] pembenaran bahwa makin banyak orang miskin setelah BBM dinaikkan
.
Mei 28, 2008 at 12:07 am
ya boleh kita gak setuju, tapi banyak pula yang ternyata berharap. kenapa bisa tawuran karna rakyat kita masih suka “dianggap miskin”
[bumisegoro] kalau diberi uang, statusnya halal dan tidak ada “konsekuensi” yang harus dilakukan, siapa sih yang ga mau?
Juni 4, 2008 at 11:37 am
Bantuan Lewat Teman, biasanya yang direkomendasikan oleh pak RT dan pak lurah yang kenal aja dan biasanya keluarga dan teman temanya yang di daftar
BLT tidak mendidik dan bikin rakyat berjiwa pengemis. dan merendahkan harga diri bangsa ini. Sukarno mengatakan dengan lantang kepada bangsa di dunia tentang harga diri bangsa ini “Mana dadamu ini dadaku”. sekarang pemerintah memberi contoh kepada bangsa ini untuk tidak punya harga diri lagi.
Juni 30, 2008 at 11:20 pm
Tapi kok ya pada rebutan dapet ya… kasihan para bapak lurah dan anak buahnya yang menuai protes dari mereka yang tidak dapat. konyolnya data yang dipakai adalah data lama, apa ndak mikir pa ya yang membuat kebijakan ntu.