baca imel ada yg posting falsafah makanan di milis, jadi penasaran dan iseng googling, dan hasilnya aku share di sini.
sebagai pengantar aku kutip suatu tulisan yang bagus dari salah satu artikel. “Meskipun semua rasa makanan secara universal hanya mengikuti 2 jalur utama perasa di lidah yaitu saluran ion dan reseptor protein G serta ditransmisikan ke otak melalui kolesistokinin dan neuropeptida, tetapi varian seleranya amat tinggi”.
filosofi/falsafah dalam konteks ini lebih diartikan sebagai perlambang:
1. mie = panjang umur (tradisi china, jepang).
makanya mereka makan dengan sumpit sehingga mienya tidak terpotong. tidak heran jika dalam tradisi mereka mie jadi salah satu menu wajib pas ulang tahun atau pergantian tahun. kalau di bumisegoro, mienya kadang malah diremes mpe hancur.
2.bakso = kesepakatan (china).
bentuk bakso (meat ball) yang bulat melambangkan bulatnya kesepakatan. konteks ini menemukan bentuknya dalam kehidupan rumah tangga yang akur ga banyak cek cok. walhasil menu ini menjadi salah satu favorit disajikan pada pesta pernikahan. kenapa ga sekalian jadi menu pas meeting/rapat aja ya? selain nendang juga mendukung kesepakatan, paling tidak muncul kesepakatan apakah baksonya enak atau tidak. yang jadi masalah sekarang ada juga tuh bakso gepeng atau bakso kotak. gampangnya sih dianggep aja varian bakso gepeng, kotak dll sebagai bid’ah, hehehe
3. bebek = komitmen dan kesungguhan (china)
barangkali karena bebek dinilai memiliki komitmen dan kesungguhan saat antri
kalau dari literatur cersil, bebek peking merupakan makanan istana. dengan demikian untuk dapat menikmati masakan bebek peking yang enak kudu nyuri ke istana yang penjagaannya ketat. walhasil, kungfunya kudu tinggi. untuk itu butuh komitmen dan kesungguhan dalam berlatih. tafsir ini untuk memperkaya stereotip cersil yang cuma balas dendam mulu
4. ayam = kesejahteraan dan totalitas. (china)
terus terang yang ini aku ga tahu alasannya. ayam sorry … tapi interpretasi dikit boleh dunk. makan ayam bagi kaum yang tidak beruntung bisa memakannya tiap hari merupakan makanan mewah, sehingga bisa memakannya sama saja dengan mengecap kesejahteraan. totalitas dapat ditafsirkan dari kemampuan makan daging dalam satu kesatuan utuh. dalam hal ini ayam lebih terjangkau daripada sapi, kerbau, unta, kambing atau babi (bagi yang memakannya). kenapa bukan ikan mas atau mujair? ayam sorry lagi neh
November 24, 2009 at 2:39 pm
oooooooooooooooooooooooooooo……………………………………….