Borobudur


terima kasih untuk milis mediacare dan mayapada prana, blog asik-asik aja, serta radio alvo fm yang telah membantu mensosialisasikan kampanye ini. tanpa mereka aku sendiri tidak tahu acara ini. semoga makin banyak acara serupa dan sukses selalu.

Support by:
UNESCO
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI
Balai Konservasi Peninggalan Borobudur
Yayasan Kadam Choeling Bandung
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko
Berbagai Organisasi Mahasiswa di 5 kota

Indonesia World Heritage Youth Network (INDOWYN)

Proudly Present:

KAMPANYE 10.000 CAP TANGAN UNTUK BOROBUDUR
Ayo bergabung bersama 9999 pemuda lain dari 5 kota

“Seperti 1300 tahun yang lalu, lebih dari ratusan ribu tangan membangun Borobudur perlambang masa keemasan budaya dan peradaban Indonesia. Dengan melihat pengorbanan dan dedikasi mereka maka kami, memberikan cap tangan kami sebagai simbol tekad untuk terus mempertahankan nilai-nilai yang terkandung di Borobudur yaitu semangat altruisme dan pengabdian untuk semua mahkluk sebagai salah satu warisan dunia di Indonesia.”

Datang dan BUKTIKAN kalo kamu memang anak muda yang peduli WARISAN BUDAYA INDONESIA
5-15 Mei 2008

Jakarta (Riswanto 02191735360/087877477506)
Universitas Indonesia (Depok dan Salamba)
Universitas Pelita Harapan
Universitas Bina Nusantara
Universitas Bunda Mulia
Universitas Pancasila
Universitas Kristen Krida Wacana*
STIE IBII
STIE Jaya Kusuma

Bandung (Iin Christina 081809222054)
Institut Teknologi Bandung
Universitas Parahyangan
Universitas Padjajaran*
Universitas Maranatha*

Yogyakarta (Eddy 087838138218 atau Albert 0888276223 8)
Universitas Gadjah Mada
Universitas Atma Jaya
Universitas Sanata Dharma
Universitas Kristen Duta Wacana

Bogor (Lisa 0817153265)
Institut Pertanian Bogor

Medan (Joly 081973080509)
Universitas Sumatera Utara
(11 mei pada acara Gerak Jalan Sehat memperingati 100 tahun kebangkitan nasional)

we do care! do you?

NB: bagi yang ingin terlibat lebih aktif sebagai sukarelawan, silakan hubungi CP-CP masing-masing kampus melalui CP tiap KOTA.

Kalangan pedagang di candi borobudur punya istilah yang khas dan belum pernah aku temukan di daerah lain. Istilah tsb adalah gadugan. Semacam rezeki nomplok yang didapat pedagang akibat kesalahan pihak pembeli.

Gadugan lebih sering didapatkan oleh pedagang dengan pembeli wisatawan mancanegara (wisman). Meski akhir-akhir ini jarang terjadi seiring dengan makin berkurangnya wisman yang mengunjungi Candi Borobudur. “Terutama sejak peristiwa Bom Bali”, begitu yang sering diungkapkan kalangan pedagang di sana. Seorang pedagang post card misalnya, mendapatkan uang 100 ribu ripis untuk transaksi yang seharusnya Cuma 10 ribu ripis. Bisa jadi londo pembelinya kurang ngeh dengan perbedaan antara pecahan uang sepuluh ribuan dan seratus ribuan. Pecahan yang kebetulan warnanya mirip.

Ada dua kondisi yang biasa terjadi dalam menyikapi hal ini.

(more…)

Setelah membaca liputan6 baru tahu bahwa ternyata cinderamata relief (candi) itu terbagi setidaknya menjadi dua. Yang pertama terbuat dari batu (gelondongan, maksudnya batu pipih sebagai medium) terus dipahat (aliran mPrumpung; merujuk pada sentra pahat patung yang berlokasi antara borobudur-muntilan). Yang kedua terbuat dari serbuk batu (limbah) terus dicetak (aliran ngKretek; merujuk pada home industry yang berlokasi di Karangrejo, sebelah barat bumisegoro).

relief van kretek

Sumber foto: liputan6.com

(more…)

atas ajakan temen di fs aku iseng mengunjungi “kota kecil”-nya. rupanya yang ia maksud adalah semacam simulasi online yang disediakan oleh myminicity.com. iseng-iseng hari ini juga aku bangun bumisegoro di situ.

kampung virtual bumisegoro

caranya sangat sederhana, tanpa perlu registrasi, ga perlu download dan yang paling penting nih, ga perlu bayar alias gratis. Cukup pilih negara dan bikin kota virtual yang ente pingin bangun. Terus penduduknya darimana? Pengunjung dari suatu kota virtual secara otomatis akan dihitung sebagai warga kota tersebut. Di situ juga ada papan meninggalkan pesan (shout box) yang bisa diisi.Seperti lazimnya simulasi kota (kayak SimCity), dengan bertambahnya populasi penduduk maka kota tersebut akan berkembang. penasaran? Coba klik aja di http://bumisegoro.myminicity.com

juga di http://borobudur.myminicity.com (belum nemu nih gimana caranya bikin candi borobudur di situ, hehehe).

warning:

penulis tidak bertanggung jawab jika ente jadi ketagihan main simulasi ini ;-)

Tuk Setumbu yang terletak di sisi barat Candi Borobudur tak tampak istimewa. Bukit itu jelas kalah gagah dibanding delapan gunung di sekitar candi Buddha itu: Menoreh, Sumbing, Sundoro, Tidar, Andong, Telomoyo, Merbabu, dan Merapi. Namun, jika Borobudur dipandang dari Tuk Setumbu ketika matahari terbit, terkuak sebuah cerita tentang candi yang dibangun pada zaman dinasti Syailendra lebih dari 11 abad silam itu. (more…)

nemu publikasi yang terkait dengan dugaan adanya Danau purba Borobudur di sini. sayangnya cuma abstract yang bisa dishare. barangkali ada yang punya versi lengkapnya ???10,000 Years of explosive eruptions of Merapi Volcano, Central Java: archaeological and modern implications

(more…)

tulisan di media indonesia ini menarik, semoga makin menggugah minat wisatawan untuk berwisata desa. dengan demikian beban borobudur teralihkan dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya makin meningkat. amin.

Wisata dengan Andong di Borobudur Makin Diminati

 
 
 
 
Wisata desa dengan menggunakan andong mengelilingi sejumlah desa di sekitar Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, makin menarik minat turis terutama dari mancanegara.”Terutama wisatawan dari Belanda, ada juga dari Jerman, Amerika Serikat, Australia, dan Jepang. Kalau dari Belanda lebih tertarik karena ingin bernostalgia dengan sejarah para orang tua mereka,” kata Ketua II Forum Rembuk Klaster Borobudur (FRKB), Basiyo, di Magelang, Sabtu.

Rute wisata desa dengan menunggang andong ini menyusuri Desa Wanurejo yang berkembang sebagai desa kerajinan kayu, Desa Jowahan (rumah antik), Desa Klipoh (gerabah), Desa Tanjung Sari, dan Bumi Segoro (industri tahu).

(more…)

Next Page »