purbakala


Setelah membaca liputan6 baru tahu bahwa ternyata cinderamata relief (candi) itu terbagi setidaknya menjadi dua. Yang pertama terbuat dari batu (gelondongan, maksudnya batu pipih sebagai medium) terus dipahat (aliran mPrumpung; merujuk pada sentra pahat patung yang berlokasi antara borobudur-muntilan). Yang kedua terbuat dari serbuk batu (limbah) terus dicetak (aliran ngKretek; merujuk pada home industry yang berlokasi di Karangrejo, sebelah barat bumisegoro).

relief van kretek

Sumber foto: liputan6.com (lagi…)

Tuk Setumbu yang terletak di sisi barat Candi Borobudur tak tampak istimewa. Bukit itu jelas kalah gagah dibanding delapan gunung di sekitar candi Buddha itu: Menoreh, Sumbing, Sundoro, Tidar, Andong, Telomoyo, Merbabu, dan Merapi. Namun, jika Borobudur dipandang dari Tuk Setumbu ketika matahari terbit, terkuak sebuah cerita tentang candi yang dibangun pada zaman dinasti Syailendra lebih dari 11 abad silam itu. (lagi…)

nemu publikasi yang terkait dengan dugaan adanya Danau purba Borobudur di sini. sayangnya cuma abstract yang bisa dishare. barangkali ada yang punya versi lengkapnya ???10,000 Years of explosive eruptions of Merapi Volcano, Central Java: archaeological and modern implications (lagi…)

Pemberitaan tentang lima arca Museum Radya Pustaka yang disita Poltabes Solo di rumah Hashim di Kemang cukup menghebohkan. Berita itu makin menambah panjang “penjarahan” terhadap cagar budaya kita. Seperti yang disampaikan oleh Djulianto Susantio,

“Bisa dipastikan belum banyak orang tahu kalau Prasasti Watukura (bertarikh 902 hingga 1348) sejak lama bermukim di Denmark dan menjadi koleksi keturunan keluarga L Norgaard. Prasasti Wukayana (angka tarikhnya tidak ada) saat ini tersimpan di Museum Tropen, Prasasti Sangsang di Koninklijk Instituut voor de Tropen, Prasasti Guntur di Museum Maritim, dan Prasasti Tulangan di Museum voor Volkenkunde, semuanya di Belanda. (lagi…)

untuk memperkaya wawasan, nyambung dengan asal usul nama borobudur, berikut aku copy paste tulisan notok di blognya dengan sedikit editing redaksional agar lebih enak dibaca.

Beberapa Penafsiran Nama Borobudur
Para ahli menafsirkan nama Borobudur berdasarkan literatur-literatur yang ada, diantaranya dari:
1. Kitab Negara Kertagama
Naskah dari tahun 1365 Masehi yaitu kitab Negara Kertagama karangan Mpu Prapanca, menyebutkan kata “Budur” untuk sebuah bangunan Agama Budha dari aliran Wajardha. Kemungkinan yang ada nama “Budur” tersebut tidak lain adalah Candi Borobudur. (lagi…)

selama ini aku tahunya borobudur berasal dari bumi sambara budara. ternyata ….

berikut aku copy paste keterangan lebih lengkap dari budhist information network.

Nama aslinya “Dasabhumi Sambhara Budara” yang berarti “Bukit Sepuluh Tingkatan Kerohanian”, yang disingkat menjadi Sambhara Budara, lalu Bharabudara dan dengan logat Jawa menjadi Borobudur.

Borobudur menghadap ke arah Timur dan didirikan di atas bukit pada tahun 826, prasastinya dikeluarkan pada tahun 824. (lagi…)

Di Indonesia, sudah ada produk hukum yang mengatur tentang penemuan benda cagar budaya. Berdasarkan data di situs legalitas, produk hukum yang dimaksud adalah

  1. uu no. 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya
  2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1993 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1992 (Tentang Benda Cagar Budaya)
  3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 1995 tentang Pemeliharaan Dan Pemanfaatan Benda Cagar Budaya Di Museum. (lagi…)

Halaman Berikutnya »